Thursday, May 21, 2015

ANTENA PENGARAH (MINI BEAM 4 EL) UNTUK 83 Mhz

Mini beam 4 elemen ini di pekerjakan untuk frekwensi 83 Mhz. Untuk ukuran fisik tiap elemen hitungan nya memakai calculator yagi online disini. untuk matching ke 50 ohm menggunakan system gamma. gamma match ini di fungsikan sebagai step up impedansi. seperti kita ketahui sebuah driven elemen impedansi nya akan turun jika di tambahkan elemen parasitik. driven elemen saya buat dari dipole setengah lambda. ideal nya driven elemen di feed dengan system T match, ini di karnakan dipole elemen merupakan antena balance.




Untuk gamma match nya, perhatikan gambar di atas. Pipa A ukuran 3/8 panjang 15,5 cm. Pipa B panjang total 35 cm masuk kedalam pipa A sebanyak 2.5 cm. ujung pipa B yang masuk pipa A di lapis dengan thermofit (heatshrink).. pipa B yang masuk ke pipa A berfunngsi sebagai capasitor. jarak antara elemen gamma dengan driven sebesar 7 cm.

hasil nya cukup bagus swr maksimal 1:1,5 dengan bandwidth sebesar 3 Mhz. center frekwensi saya stel di 83,8 mc. swr 1:1 band width nya 500 Khz (83.5-84Mhz).




pola pancaran antena 4 elemen menurut software mmana gal. pada ketinggian 10 meter






7 DIGIT FREQUENCY COUNTER 100Khz-50Mhz

Project kali ini membuat frequency counter dengan led 7 segment dengan microcontroller PIC16F84A. Project ini original nya adalah buatan ON3CPH. ada beberapa modifikasi yang saya lakukan yaitu pada hardware dan firmware.

Counter ini mempunnyai 7 digit  segment, dengan resolusi pembacaan sebesar 10 Hz. Suply tegangan antara 8-13,8 Volt dengan arus maksimal sebesar 30 mili Amper. sensitifitas nya cukup baik yaitu sebesar 70 mV untuk frekwensi di bawah 30 Mhz. kemampuan pembacaan counter ini mampu menghitung sampe 50 Mhz dengan sensitifitas sebesar 0.6 V. Sebagai crystal refferensi untuk counter ini saya menggunakan crystal 10 Mhz. 7 segment menggunakan Common Anoda.







Dalam project ini saya juga menyiapkan kit yang telah di rakit dan di test. jika anda berminat bisa hubungi saya.

anda dapat mendownload semua file dalam project ini disini. silahkan tulis alamat email anda di kolom komentar untuk permintaan pasword file.

selamat berexperiment.....





Tuesday, May 12, 2015

BOSTER CB 27 Mhz 2SC2290

Project kali ini membuat booster untuk cb 27 Mhz. Booster ini menggunakan sebuah transistor silikon seri 2SC2290. Transistor ini mempunyai penguatan sebesar 12 db dengan rating out sebesar 60 watt (pep)


Pada datasheet terlihat nilai impedansi input dari transistor sebesar 1.02 -j0.17. booster ini saya coba buat agar mempunyai impedansi input dan output sebesar 50 ohm. Untuk menyesuaikan input transistor yang mempunyai impedansi 1.02-j0.17 ohm ke 50 ohm perlu sebuah matching network (step down impedance). rangkaian yang di maksud seperti gambar di bawah ini

gambar di bawah ini adalah simulasi analisa smith  untuk rangkaian di atas





untuk impedansi out dari transistor ini data sheet menyatakan nilai sebesar 0.86-j0.21. sama seperti pada input, bagian ini pun perlu matching network. Matching network ini sifatnya step up

di bawah ini merupakan analisa smith nya


Booster ini diperuntukan untuk operasi pada mode ssb, sehingga perlu di buat agar mempunyai linearitas yang baik. untuk itu perlu bias class AB. idle curent saya seting sebesar 60 mA.

lpf menggunakan 5 elemen caeur

analisa smith lpf 5 element

simulasi lpf 5 element




berikut ini lay out pcb nya



Ket gambar *=atur nilai r 33ohm di kurangi ato di tambah nilai nya agar idle current sebesar 60 mA
                   ** = jumper dengan kawat jika input nya sebesar 2-4 watt. jika daya nya lebih besar pasang ketiga r tersebut. besar nilai nya tergantung daya input. cb standard 12 watt R1 R3 15ohm 1 watt R2 68 0hm 1 watt

trik dan tips
1.pasang semua rangkaian kecuali lpf. jumper dengan kabel pendek dari c 2200pF ke relai (1 pada gambar)
2. cek semua rangkain yakin kan sdh terpasang dengan benar.
3. cek idle current cara nya pasang seri ampere meter antara + suply dengan + rangkaian. lepas r 33 ohm yang ke basis. lihat ampere meter menunjuk berapa mili... setelah itu tempelkan r 33 ohm ke basis cek ampere meter . meter harus bertambah sebesar 60 mili Amper. jika kurang dari 60 mili r 33 ohm ganti dengan nilai yang lbh kecil misal 27 ohm. jika lebih besar dari 60 mili ganti r 33 0hm dengan yang lebih besar misal 39 ohm.....dst
4. masukan input. lalu berikan dc 13.8 volt. atur spasi L matching network input dan out sampe menghasilkan power terbesar. ( pada percobaan saya dengan input 2- 4 watt r1-r3 tdk dipasang tapi di jumper sepeerti di gambar dengan 13,8Volt keluar sampe 70-75 watt)
5. setelah out nya di rasa cukup baru pasang lpf jumper 1 pada gambar di lepas. atur spasi lilitan lpf sampe out yang terbesar ( setelah di pasang lpf daya nya memang menjadi agak lebih kecil, ini wajar)


gambar di atas adalah prototype yang saya buat dengan suply 13,8 volt  menarik arus sekitar 10 amper input rf 2-4 watt out rf maksimal 60-65 watt.

seperti biasa yang menginginkan file pcb silahkan tulis alamat email anda pada kolom komentar
semoga bermanfaat ....selamt berexperiment


Wednesday, April 29, 2015

FREKWENSI COUNTER 5-250 Mhz

Project kali ini membuat frekwensi counter untuk HF VHF dengan menggunakan prescaler LB3500 dan PIC16f628. frekwensi counter ini merupakan rancangan DL4YHF dengan firmware editan iklima


Frekwensi counter ini mempunyai display sebanyak 5 digit. Resolusi counter ini di bawah 100 Mc resolusi sebesar 1kc dan diatas 100 Mc sebesar 10 kc.  Counter ini sdh di test bisa bekerja mulai dari 5 Mc-270Mc dengan sensitifitas rata rata sekitar -10 dbm. Sensitifitas terbaik nya ada pada frekwensi 60 -150 Mc yaitu sekitar -25 dbm. 



seperti biasa jika ada yang memerlukan file pcb ato pun firmware nya silahkan tulis di komentar sertakan juga alamat email anda.


Sunday, April 5, 2015

Low Noise Amplifier (Booster receiv)

Low Noise Amplifier kali ini menggunnakan komponen MMIC seri mar 8.  LNA ini di kerjakan sampe di frek 140 mc. penulis mencoba lna ini untuk di gabungkan dengan rx air band pada project sebelum nya. lna ini di tempatkan dekat dengan antena dan suply untuk mar 8 nya menggunakan system phantom, yaitu disisipkan melalui iner coax. suply dc nya sebesar 9 volt dengan konsumsi arus sebesar 50 mA. penambahan relay adalah untuk bypass jika suply di off maka relay berfungsi sebagai by pass.





Saturday, March 28, 2015

RECEIVER AIRBAND DENGAN TUNER FM BESI bag 2

kita lanjut ke bagian penguat IF. If amplifier dan detektor menggunakan ic ta 2003. ic ini merupakan ic untuk penerima radio broadcast AM dan FM. 






pada gambar di atas yang di tandai 1 adalah bpf (tuner ini memiliki 6 buah tubing seperti itu yang di pake adalah tubing bawah nya sementara tubing yang terlihat berjajar 3 di photo adalah tubing paling atas. ketiga tubinng paling atas tdk di pakai. abaikan saja). 2 lilitan penguat depan 3. lilitan oscilator. sementara yang di lingkari di tandai "A" itu ferit slug yang bisa di atur posisi nya  kedua ferit slug ini harus anda  putar pake obeng kecil sampe ferit slug nya  mentok keatas. sementara ferit slug osilator biarkan saja dulu.



jika ada yang menginginkan filepcb kit ini silahkan ...nanti saya bagi

Friday, March 27, 2015

RECEIVER AIRBAND DENGAN TUNER FM BESI bag 1

Project kali ini receiver airband dengan tuner fm besi dan if dual conversi 10.7 Mc  dan 455 Kc menggunakan ic if TA 2003 dan penguat audio LM386.

Tuner fm besi di design unntuk receiver fm dengan range frekwensi 87.6-108 Mc, if out sebesar 10.7 Mc dan frek oscilator  selisih 10.7 mc lbh besar dari frek yang di tala yaitu 98.3- 118.7 Mc. modifikasi harus dilakukan supaya bisa bekerja di range 118-135 Mc. frek oscilator di buat lbh besar 10.7 Mc dari frekwensi kerja.yaitu sebesar 128.7-145.7 Mc. dengan cara ini maka frekwensi image akan terreduksi dengan sangat besar yaitu lebih dari -60 db. pernah penulis mencoba membuat frekwensi oscilator di buat selisih 10.7 lbh kecil dari frekwensi kerja yaitu  107.3-124.3 Mc hasil nya image frekwensi terreduksi hanya -20 db saja.

berikut adalah wiring diagram dari block fm tuner


schematic diagram tuner fm block type lama


schematic diagram tuner fm merk Ast*lo komponen pake smd

tuner block fm yang harus di modifikasi adalah bagian oscilator dan bandpass filter pada front end amplifier. pada gambar diatas yang di lingkari adalah bagian yang harus di modifikasi. pada kesempatan ini penulis menggunakan tuner block fm merk ast*lo. komponen tuner ini sdh menggunakan smd.  nilai komponen yang di modifikasi tercantum pada schematic diagram di atas. silahkan ganti nilai komponen tersebut. untuk lilitan silahkan gulung ulang  seperti pada gambar di bawah ini. 








bersambung


Saturday, March 7, 2015

TX TUNER FM BESI

Transmitter WFM kali ini menggunakan osilator dari tuner fm yang sedikit di modifikasi. frekwensi dari osilator tuner ini original nya mulai dari 98,7-118,7 Mhz. Untuk bisa di gunakan pada frekwensi sekitar 83 Mhz maka lilitan dari oscilator ini harus di tambah lbh besar. Nilai coil oscilator original nya bernilai100-150nH, dengan nilai ini range frek kerja tunernya dari 88-108 Mhz.

Nilai coil untuk oscilator agar bisa bekerja di 77-87 Mhz harus sebesar 150-190 nH . cara mudah untuk mendapatkan nilai sebesar itu adalah dengan cara mengganti diameter kawat coil oscilator dengan ukuran yang lbh kecil. Saya memakai kawat serabut dari kabel bekas, jumlah lilitan nya di samakan seperti asal nya.


Contoh bongkaran tuner fm.

Setelah selesai pasang semua seperti semula, kini tuner fm anda frek oscilator nya antara 77-87 Mhz . Jika frek nya terlalu rendah bisa anda seting dengan cara memutar trimer pada oscilator nya.






Gambar di atas adalah Pcb pemancar nya menggunakan dua tingkat, tr pertama menggunakan 2sc2206 konfigurasi common emitor  class AB transistor kedua menggunakan 2sc 2053 konfigurasi common emitor class AB juga. Rangkaian ini telah di coba pada range frekwensi 75-85 Mhz dengan level out +20-23dbm sekitar 100-200 mW pada 50 ohm setelah melewati lpf 7 elemen. jika menginginkan level out yang lbh besar maka nilai r emitor tr 2 di buat lbh kcl misak 10 ohm. rangkaian ini di beri suply antara 10-13,8 volt. test pada 13.8 volt menarik arus 160 mA. di karnakan semua transistor di kerjakan pada class AB maka transistor tersebut akan terasa panas. dengan demikian perlu di tambahkan heatsink untuk menyerap panas nya.








jika anda meninginkan file pcb nya silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar......

Thursday, February 19, 2015

RECEIVER WFM bag II

Design penerima wfm ini menggunakan tuner blok system PTO. IC IF menggunakan LA1260 dan audio amplifier menggunakan LM386. dilengkapi juga dengan variabel rf gain dan penunjukan s meter. AFC mempunyai 2 pilihan internal dari LA1260 ato external. untuk external AFC akan di bahas berikut nya. Suply sebesar +7 volt.










Receiver ini mempunyai sensitifitas sebesar 0.7 mikro volt.sangat sensitif dan untuk memperoleh selektifitas yang baik perlu di pasang cf 10.7 dua sampai tiga buah

design pcb menggunakan Sprint Layout bisa di download di sini . bagi yang meninginkan file pcb nya bisa email saya ato tulis di kolom coment.


RECEIVER WFM bag1

Receiver wfm ini sdh beberapa kali penulis buat, semenjak  masih duduk di SMP sekitar tahun 1993.
kali ini penulis akan bikin kembali dengan beberapa perubahan minor untuk menambah kemampuan sensitifitas dan selektifitas

pengertian selectifitas pada penerima radio adalah kemampuan untuk memilih stasiun radio. jika selectifitas nya rendah maka apabila ada dua stasiun radio yang saling berdekatan misal selisih 100 Khz maka stasiun radio yang kita terima akan terganggu oleh stasiun radio di sebelah nya. untuk meningkatkan selectifitas diperlukan filter yang cukup. Pada penerima wfm bandwidth filter yang di perlukan adalah sebesar 100-150 Khz

System if yang di pake adalah IF sebesar 10.7 Mhz. di pasaran banyak di jumpai CF (Ceramic Filter) 10.7 dengan bandwidth beragam. salah satu web yang membahas CF bisa anda klik disini. Di pasaran penulis menemukan beberapa jenis cf 10.7 Mhz. Penulis akan bahas kemampuan dari masing masing cf tersebut


Alat ukur yang penulis gunakan adalah  Wobulator  NWT ver 2.1. bahasan wobbulator akan di bahas berikut nya


hasil test dari cf tersebut seperti pada tabel di bawah ini. dari tabel tersebut terlihat bahwa yang E10.7J mempunyai bandwidth terendah


berikut saya sertakan plot hasil dari beberapa CF 10,7 Mhz

2kali CF E10,7A. 

2kali CF E10.7J

1kali CF SFJ10.7MB

terlihat yang 2 kali cf E10.7J mempunyai bandwidth yang cukup untuk di pakai pada receiver wfm


bersambung